Pemuda Panti Itu Menangkan Seleksi Pemuda Pelopor Jember 

Keterangan Gambar: Irham saat menerima penghargaan sebagai Pemuda Pelopor

Jember, GrafikaNews.Com – Dinas Pemuda dan Olah raga (DISPORA) Kabupaten Jember mengumumkan pemenang seleksi Pemuda Pelopor 2025. Malam Penganugrahan Pemenang Seleksi Pemuda Pelopor 2025 Kabupaten Jember digelar di Hotel Grand Valonia, Sabtu, (16/11/2024). 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Dr Edi Budi Susilo, M.Si mengatakan, tujuan utama Pemuda Pelopor adalah meyebarkan virus Positif kepada generasi muda lain nya, kadispora juga mengajak stakeholder lain untuk turut mendukung program pemuda pelopor dengan menciptakan jalan, membuka ruang dan menyediakan panggung bagi pemuda. 

 “Dispora akan mempersiapkan para juara pertama dan kedua untuk mengikuti ajang pemuda Pelopor dan pemuda utama tingkat Provinsi jawa timur tahun 2025," ujarnya.

Irham Fidaruzziar, seorang pemuda asal Kecamatan Panti, kabupaten Jember, Jawa Timur, yang merupakan lulusan Pascasajana dari Politeknik Negeri Jember, berhasil terpilih sebagai pemenang dalam seleksi Pemuda Pelopor 2025 kabupaten Jember, di bidang Sumber Daya Alam (SDA), Lingkungan, dan Pariwisata. Terpilihnya Irham sebagai Pemuda Pelopor ini semakin memperkuat peran generasi muda di kabupaten Jember dalam upaya menjaga kelestarian alam dan memajukan sektor pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Seleksi Pemuda Pelopor 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jember, ini bertujuan untuk memberi apresiasi kepada para pemuda yang berinovasi dan berkontribusi aktif dalam bidang-bidang strategis, termasuk pemanfaatan SDA, perlindungan lingkungan hidup, serta pengembangan pariwisata yang ramah lingkungan. 

Irham Fidaruzziar terpilih setelah berhasil menunjukkan dedikasinya dalam berbagai program pelestarian alam melalui budaya tilik 7 sumber mata Air, yang berada di lereng gunung Argopuro yang mana wilayah ini memiliki banyak Potensi wisata di kabupaten jember. 

Sebagai lulusan Magister di bidang Manajemen Agro industri Pertanian, Irham menggabungkan keahlian akademiknya dengan kecintaannya terhadap alam dan pariwisata. 

Melalui program yang ia gagas, Irham berhasil memperkenalkan konsep pariwisata berkelanjutan yang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam, serta mengedepankan konservasi lingkungan berbasis kearifan Lokal.

"Keberhasilan saya ini bukan hanya milik saya, tetapi juga milik semua pihak yang telah mendukung saya, terutama masyarakat di daerah-daerah yang telah bersama-sama merawat alam dan lingkungan . Saya berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi pemuda Indonesia lainnya untuk turut berperan aktif dalam menjaga bumi kita," ujar Irham Fidaruzziar saat menerima penghargaan tersebut.

Salah satu inisiatif terbesar yang dilakukan oleh Irham adalah membentuk komunitas Rumah Tunjung Indonesia, yang bergerak pada pengembangan program ekowisata berbasis konservasi di kawasan hutan tropis di Jawa Timur serta merawat nilai-nilai leluhur dalam proses penjaggan alam yaitu kebudayaan tilik 7 Sumber Mata Air yang berada di lereng gunung Argopuro.

Irham bersama komunitas pemuda lainnya berhasil mengembangkan desa wisata yang memanfaatkan keanekaragaman hayati di sekitar kawasan hutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat tanpa merusak lingkungan. 

Program ini tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Keberhasilan Irham dalam memenangkan seleksi Pemuda Pelopor 2025 juga mencerminkan pentingnya pendidikan tinggi dalam mempersiapkan pemuda untuk menghadapi tantangan global, khususnya dalam bidang pengelolaan SDA, perlindungan lingkungan, dan pengembangan pariwisata. 

Irham berharap bisa lebih banyak berbagi ilmu dan pengalaman dalam skala yang lebih luas untuk mendorong generasi muda lainnya agar peduli dan aktif dalam menjaga keberlanjutan alam.

"Pemuda adalah garda terdepan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan, kita tidak hanya bisa melestarikan alam, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," pungkasnya. (Gilang/rilis)